Wednesday, 2 March 2011

A Great Piece

One young academically excellent person went to apply for a managerial position in a big company. He passed the first interview, the director did the last interview, made the last decision. The director discovered from the CV that the youth's academic achievements were excellent all the way, from the secondary school until the postgraduate research, never had a year when he did not score.

The director asked, "Did you obtain any scholarships in school?"
The youth answered "none".
The director asked, "Was it your father who paid for your school fees?"
The youth answered, "My father passed away when I was one year old, it was my mother who paid for my school fees.
The director asked, "Where did your mother work?"
The youth answered, "My mother worked as clothes cleaner.
The director requested the youth to show his hands.
The youth showed a pair of hands that were smooth and perfect.
The director asked, "Have you ever helped your mother wash the clothes before?"
The youth answered, "Never, my mother always wanted me to study and read more books. Furthermore, my mother can wash clothes faster than me.
The director said, "I have a request. When you go back today, go and clean your mother's hands, and then see me tomorrow morning.

The youth felt that his chance of landing the job was high. When he went back, he happily requested his mother to let him clean her hands. His mother felt strange, happy but with mixed feelings, she showed her hands to the kid. The youth cleaned his mother's hands slowly. His tear fell as he did that. It was the first time he noticed that his mother's hands were so wrinkled, and there were so many bruises in her hands. Some bruises were so painful that his mother shivered when they were cleaned with water. This was the first time the youth realized that it was this pair of hands that washed the clothes everyday to enable him to pay the school fee. The bruises in the mother's hands were the price that the mother had to pay for his graduation, academic excellence and his future. After finishing the cleaning of his mother hands, the youth quietly washed all the remaining clothes for his mother. That night, mother and son talked for a very long time.

Next morning, the youth went to the director's office.

The Director noticed the tears in the youth's eyes, asked: "Can you tell me what have you done and learned yesterday in your house?"
The youth answered, "I cleaned my mother's hand, and also finished cleaning all the remaining clothes'.
The Director asked, "please tell me your feelings."
The youth said, Number 1, I know now what is appreciation. Without my mother, there would not the successful me today. Number 2, by working together and helping my mother, only I now realize how difficult and tough it is to get something done. Number 3, I have come to appreciate the importance and value of family relationship.
The director said, "This is what I am looking for to be my manager. I want to recruit a person who can appreciate the help of others, a person who knows the sufferings of others to get things done, and a person who would not put money as his only goal in life. You are hired. Later on, this young person worked very hard, and received the respect of his subordinates. Every employee worked diligently and as a team. The company's performance improved tremendously.

A child, who has been protected and habitually given whatever he wanted, would develop "entitlement mentality" and would always put himself first. He would be ignorant of his parent's efforts. When he starts work, he assumes that every person must listen to him, and when he becomes a manager, he would never know the sufferings of his employees and would always blame others. For this kind of people, who may be good academically, may be successful for a while, but eventually would not feel sense of achievement. He will grumble and be full of hatred and fight for more. If we are this kind of protective parents, are we really showing love or are we destroying the kid instead?

You can let your kid live in a big house, eat a good meal, learn piano, watch a big screen TV. But when you are cutting grass, please let them experience it. After a meal, let them wash their plates and bowls together with their brothers and sisters. It is not because you do not have money to hire a maid, but it is because you want to love them in a right way. You want them to understand, no matter how rich their parents are, one day their hair will grow gray, same as the mother of that young person. The most important thing is your kid learns how to appreciate the effort and experience the difficulty and learns the ability to work with others to get things done.

Monday, 21 February 2011

Terima Kasih... Aku Hargai..

Teman..
Terima kasih kerana hadir dalam hidupku..
aku hargai kehadiranmu..
engkau yang menceriakan kehidupanku..

Teman..
Terima kasih kerana menyayangiku..
aku hargai kasih sayangmu..
engkau yang bertakhta di hatiku..

Teman..
Terima kasih kerana merinduiku..
aku hargai segala rindumu..
rindu yang membahagiakanku..

Teman..
Terima kasih kerana memberi harapan buatku..
aku hargai kata-katamu..
yang membuatku rasa terharu..

Teman..
Terima kasih atas kenangan manis bersamamu..
aku hargai saat-saat itu..
kenangan terindah buatku..

Teman..
Terima kasih kerana melukakanku..
aku hargai..
meskipun terlalu sakit bagiku..

Teman..
Terima kasih kerana mengecewakanku..
aku hargai..
meskipun terlalu pedih buatku..

Teman..
Terima kasih kerana meninggalkanku..
aku hargai..
meskipun tidak pernah aku relakan..

Mengalir air mataku..
atas pemergianmu..
engkau yang aku sayang, kasih dan rindu..
kini telah hilang pergi dariku..

Aku doakan kebahagiaanmu..
Maafkan segala kesilapanku..
Terima kasih..
Aku hargai..

Aku, Dia dan Lagu - 12





Di Saat Aku Mencintaimu

Mengapa kau pergi
Mengapa kau pergi
Di saat aku mulai mencintaimu
Berharap engkau jadi kekasih hatiku
Malah kau pergi jauh dari hidupku

Menyendiri lagi
Menyendiri lagi
Di saat kau tinggalkan diriku pergi
Tak pernah ada yang menghiasi hariku
Di saat aku terbangun dari tidurku

Aku inginkan dirimu
Datang dan temui aku
Kan ku katakan padamu
Aku sangat mencintai dirimu
Aku inginkan dirimu
Datang dan temui aku
Kan ku katakan padamu
Aku sangat mencinta

Menyendiri lagi
Menyendiri lagi
Di saat kau tinggalkan diriku pergi
Tak pernah ada yang menghiasi hariku
Di saat aku terbangun dari tidurku

Aku inginkan dirimu
Datang dan temui aku
Kan ku katakan padamu
Aku sangat mencintai dirimu
Aku inginkan dirimu
Datang dan temui aku
Kan ku katakan padamu
Aku sangat mencinta

Semoga engkau kan mengerti
Tentang perasaan ini
Maaf ku telah terbuai
Akan indahnya cinta
Maaf sungguh ku tak bisa
Untuk kembali padamu
Maaf ku telah terbuai
Akan indahnya cinta

Aku inginkan dirimu
Datang dan temui aku
Kan ku katakan padamu
Aku sangat mencintai dirimu
Aku inginkan dirimu
Datang dan temui aku
Kan ku katakan padamu
Aku sangat mencinta

Aku inginkan diri mu
Datang dan temui aku
Kan ku katakan padamu
Aku sangat mencinta


*Dadali*

Tuesday, 15 February 2011

Percutian di Terengganu - Part 2

Sebahagian lagi gambar2 percutian di Terengganu yang dapat dikongsikan. Antara monumen2 menarik yang terdapat di Taman Tamadun Islam. Maaf.. tak dapat menerangkan dengan details keterangan setiap gambar. Layan sajalah..

Wednesday, 9 February 2011

Percutian di Terengganu

Posting kali ini adalah rangkuman cerita tentang percutian ke negeri Terengganu Darul Iman. Layan sajalah..

02.02.11, Rabu


Hari2 terakhir sebelum pergi bercuti adalah hari yang sangat sibuk bagiku. Bermacam2 persiapan dibuat untuk menerima tetamu dari jauh. Mengemas rumah, menukar itu dan ini dan menyediakan segala macam keperluan. Seperti tak cukup masa rasanya. Alhamdulillah.. saat teman2 ku sampai malam itu serba-serbinya telah lengkap dan sempurna. Aku sangat berpuas hati semuanya tersedia mengikut apa yang aku inginkan. Seronok sekali dapat bertemu dan berkumpul kembali setelah sekian lama tidak bertemu ramai2 begini.

03.02.11, Khamis

Akhirnya hari yang ditunggu2 tiba juga. Masa untuk pergi bercuti. Yeaaaayyyy..

Kami keluar dari Taman Melati jam 8.30 pagi. Sebelum memulakan perjalanan kami mengisi petrol dahulu. Perjalanan lancar melalui Lebuhraya Karak terus ke Lebuhraya Pantai Timur. Walaupun kenderaan banyak namun perjalanan masih lancar. Selepas memasuki Terengganu perjalanan agak perlahan disebabkan sesetengah tempat hanya terdapat satu lorong. Dalam perjalanan singgah makan, solat dan berehat seketika di Mesra Mall Kemaman. Selepas makan perjalanan diteruskan. Pemandangan sekitar ketika menyusuri laluan pantai amat menyenangkan dengan cuaca yang redup dan angin sepoi2 bahasa.

Lebih kurang jam 5.30 kami sampai ke Kuala Terengganu. Di sana telah sedia menanti tuan rumah yang kami ingin tinggal sepanjang percutian kami. Kami dibawa ke rumahnya yang terletak di Mengabang Tengah, Batu Buruk, Kuala Terengganu. Sampai di rumah kami berehat dan membersihkan diri.

Sebelah malamnya, kami dibawa pusing2 sekitar bandar Kuala Terengganu sebelum berhenti di sebuah gerai untuk makan malam. Sesudah makan, balik dan berehat. Badan pun sudah letih setelah melalui perjalanan yang jauh hari ini.


Nasi ayam kukus di Mesra Mall, Kemaman

04.02.11, Jumaat

Selepas bersarapan pagi, kami bergerak menuju ke Pasar Payang Kuala Terengganu. Suasana di sekitar bandar Kuala Terengganu sangat sesak dengan kenderaan dan orang ramai. Di mana2 saja penuh dengan orang. Melihat daripada plat kenderaan sudah tahu, kebanyakannya datang ke Kuala Terengganu untuk bercuti seperti kami juga. Setelah berpusing2 barulah dapat tempat parking.

Di Pasar Payang, kelihatan begitu ramainya manusia dengan macam2 gelagat. Ada yang membeli belah, ada yang sekadar memerhati, meninjau2 dan melihat apa yang ada. Banyak yang menarik dan cantik2 terutamanya kain baju. Tapi bila melihatkan harganya boleh dapat beberapa pasang kain.


Sekadar jamu mata


Cantik2 kain di Pasar Payang

Sebelum balik sempat beli beberapa jenis keropok kering dan cenderahati untuk dibawa pulang. Memang itupun tujuannya ke situ.

Selepas habis bershopping dan membeli sedikit kuih-muih, kami pulang ke rumah dan berehat. Jam 6.30 keluar semula. Kali ini destinasinya ke Mydin dan Giant. Sekali lagi terpaksa menempuh kesesakan. Berpusing mencari tempat parking. Hampir satu jam juga barulah ada parking yang kosong. Kami sekadar jalan2 melihat apa yang ada di situ. Sebelum balik singgah makan di kawasan berhampiran tempat tersebut.

05.02.11, Sabtu

Cuaca hari ini sangat menyenangkan sekali. Destinasi hari ini adalah melawat Pulau Wan Man di mana terletaknya Taman Tamadun Islam (TTI) dan Masjid Kristal. Dengan bayaran masuk sebanyak RM15 seorang, kita dapat melihat 21 buah monumen islam yang unik dan hebat yang dibina semula dalam bentuk replika. Walaupun hanya sekadar replika kita akan melalui satu pengalaman yang menarik dan seolah2 kita pergi ke tempat yang sebenar. Sesudah makan di situ singgah seketika ke Masjid Kristal. Di situ juga kelihatan terlalu ramai orang. Disebabkan sudah letih berjalan maka kami buat keputusan untuk singgah sekadar untuk mengambil gambar dan melihat dari kejauhan.

Sebelum balik ke rumah, kami dibawa ke Seberang Takir untuk membeli keropok lekor. Mulanya bercadang untuk beli di Kampung Losong tapi bila melihatkan keadaan terlalu sesak plan bertukar. Namun sesampainya di sana keadaan sama juga. Telah ramai orang yang sedang beratur menunggu giliran. Hampir dua jam juga menunggu untuk keropok dimasak semula setelah habis dibeli orang yang datang lebih awal.

Sebelah petang dan malam hanya berehat di rumah. Sudah tak larat untuk keluar lagi. Masing2 dah terasa letih setelah hampir seharian berjalan.


Berlatar belakang kan replika Masjid Biru, Turki


Ji


Zana


Kak Zura


Zana dan Ji


Ji dan Kak Zura


Ji dan Zana


Okla.. snap guna selftimer


Masjid Kristal yang tersergam indah

06.02.11, Ahad

Setelah tiga hari berjalan2, membeli belah, makan2, tibalah masanya untuk balik. Percutian berakhir pada hari ini. Cepatnya masa berlalu. Sedih juga nak meninggalkan Terengganu tapi apakan daya, terpaksa pulang semula ke KL. Percutian telah tamat.

Sesudah bergambar kenangan dan mengucapkan selamat tinggal dengan tuan rumah kami bertolak dari Kuala Terengganu jam 9.40 pagi. Perjalanan balik agak lancar dan dirasakan lebih cepat berbanding waktu datang hari itu. Dalam perjalanan singgah sebentar di Pantai Kelulut untuk bergambar.


Bergambar kenangan sebelum balik


Bergambar bersama tuan rumah penginapan


Lokasi di Pantai Kelulut


Pantai Kelulut yang bergelora


Ji dan Kak Zura

Sesudah itu perjalanan diteruskan menuju ke Kuantan. Sampai di Kuantan terus menuju ke Parkson untuk berehat, makan dan solat. Lebih kurang jam 4.15 kami bergerak balik melalui Lebuhraya Pantai Timur.

Kami berhenti di R&R Temerloh untuk menikmati ikan patin masak tempoyak. Teman2 yang beria-ia sangat nak makan. Sesudah makan kami meneruskan perjalanan lebih kurang jam 6.30 petang. Perjalanan lancar hinggalah sampai ke Bentong apabila kenderaan mula bergerak perlahan. Wah.. nampaknya kami terpaksa melalui keadaan jem yang amat teruk. Kenderaan merangkak2 dan bergerak seperti semut. Walaupun begitu kami masih boleh bersembang, bergurau senda dan bergelak ketawa dengan gembiranya. Semakin lama keadaan sudah tidak terkawal. Ramai yang sudah keletihan. Jalan dua lorong sudah dibuka menjadi empat termasuk laluan kontra. Namun masih tidak dapat mengurangkan jem. Enjin sudah panas. Hati juga. Ramai yang berhenti rehat di tepi jalan. Kenderaan yang tersadai juga semakin banyak. Aku yang memandu semakin tidak dapat menahan pening dan loya disebabkan kereta asyik berhenti dan jalan. Sudahnya aku muntah. Lalu terpaksa mencari laluan kecemasan untuk berhenti dan meminta temanku untuk mengambil alih memandu. Aku berehat dan tidur sementara temanku memandu meneruskan perjalanan.

Sampai di Genting Sempah kami berhenti rehat. Di mana saja ada ruang kosong penuh dengan kenderaan dan orang ramai. Seperti ada pesta. Namun ekspresi wajah masing2 semuanya kelihatan tension. Semuanya sudah keletihan. Berbagai ragam dapat dilihat. Waktu itu jam sudah menunjukkan pukul 11.30 malam. Bayangkan betapa lamanya kami terpaksa melalui jalan jem.


Jem giler dari Bentong hingga ke Genting Sempah

Sebaik keluar daripada R&R Genting Sempah, kenderaan mula bergerak lancar walaupun perlahan. Tidak lagi merangkak2. Lega rasanya. Kami sampai ke Taman Melati tepat jam 12 tengah malam. Alhamdulillah.. selamat sampai juga akhirnya.

Tamatlah sudah percutian 4hr 3m di Kuala Terengganu, Terengganu Darul Iman. Percutian yang sungguh menyeronokkan dan meninggalkan seribu kenangan manis bersama teman2ku.

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin